Sabtu, 11 November 2017

Penjaga pintu Hati

gambar dari

Harapanmu di hatiku adalah harta yang paling langka
Nama Anda di lidah saya adalah kata yang paling manis
Jam terpilih saya
Apakah jam yang saya habiskan dengan Anda -

Ya Tuhan, aku tidak bisa hidup di dunia ini
Tanpa mengingatmu-
Bagaimana saya bisa menghadapi dunia berikutnya?
Tanpa melihat wajahmu

Saya orang asing di negara anda
Dan kesepian di antara para pemuja Anda:
Inilah substansi keluhan saya.


Humor Sufi

Nasrudin sedang dalam perjalanan dengan pastur dan yogi. Pada hari kesekian, bekal mereka tinggal sepotong kecil roti. Masing-masing merasa berhak memakan roti itu. Setelah debat seru, akhirnya mereka bersepakat memberikan roti itu kepada yang malam itu memperoleh mimpi paling relijius.

Tidurlah mereka.Pagi harinya, saat bangun, pastur bercerita: "Aku bermimpi melihat kristus membuat tanda salib.
Itu adalah tanda yang istimewa sekali."Yogi menukas, "Itu memang istimewa.
Tapi aku bermimpi melakukan perjalanan ke nirwana, dan menemui tempat paling damai."Nasrudin berkata, "Aku bermimpi sedang kelaparan di tengah gurun, dan tampak bayangan nabi Khidir bersabda 'Kalau engkau lapar, makanlah roti itu.' Jadi aku langsung bangun dan memakan roti itu saat itu juga

Nasrudin sedang merenungi harmoni alam, dan kebesaran Penciptanya. "Oh kasih yang agung.
Seluruh diriku terselimuti oleh-Mu. Segala yang tampak oleh mataku. Tampak seperti wujud-Mu."

Abu Nawas Humor Sufi

Abu Nawas bernama asli Abu Ali al-Hasan bin Hani al-Hakami. Dia dilahirkan pada 145 H (747 M ) di kota Ahvaz di negeri Persia (Iran sekarang), dengan darah dari ayah Arab dan ibu Persia mengalir di tubuhnya.

Ayahnya bernama Hani al-Hakam. Beliau lelaki keturunan Arab yang merupakan anggota legiun militer Marwan II. Sementara ibunya bernama Jalban, wanita Persia yang bekerja sebagai pencuci kain wol. Sejak kecil ia sudah menjadi yatim. Sang ibu kemudian membawanya ke Bashrah, Irak. Di kota inilah Abu Nawas belajar berbagai ilmu pengetahuan.Masa mudanya penuh perilaku kontroversial yang membuat Abu Nawas tampil sebagai tokoh yang unik dalam khazanah sastra Arab Islam.

Nasrudin Hoja Figur Sufi Dengan Kisah Humornya

Nasrudin Hoja, adalah figur sufi yang dipercaya hidup sekitar abad ke-13 di Turki. Nasrudin biasanya tampil dengan keledainya yang khas hampir di setiap waktu. Nasrudin Hoja, atau "Hoja" sendiri memiliki arti `guru`.

Ketika ia masih muda, ia banyak membuat ulah yang menarik untuk dijadikan pelajaran bagi teman-temannya. Hingga ia dewasa, ia menjadi seorang yang bijak. Ia hidup di lingkungan biasa dengan permasalahan sehari-hari seperti orang kaya yang sombong, pedagang yang curang, dan tetangga yang kikir. Namun berkat karunia berupa kebijaksanaan, ia bisa mengarahkan dan memberikan mereka pelajaran yang menjadi teladan untuk kita semua.

Senin, 06 November 2017

Habib Abdul Qadir bin Ahmad Bilfaqih, Darul Hadis Malang

Di Kota Bunga, Malang, Jawa Timur, ada seorang auliya’ yang terkenal karena ketinggian ilmunya. Ia juga hafal ribuan hadits bersama dengan sanad-sanadnya.

Habib Abdul Qadir bin Ahmad Bilfaqih Al-Alawy dilahirkan di kota Tarim, Hadramaut, pada hari Selasa 15 Safar tahun 1316 H/1896 M. Saat bersamaan menjelang kelahirannya, salah seorang ulama besar, Habib Syaikhan bin Hasyim Assegaf, bermimpi bertemu Sulthanul Auliya’ Syekh Abdul Qadir Jailani. Dalam mimpi itu Syekh Abdul Qadir Jailani menitipkan kitab suci Al-Quranul Karim kepada Habib Syaikhan bin Hasyim Assegaf agar diberikan kepada Habib Ahmad bin Muhammad Bilfagih.

Komentar